Jurnal Mitra Pendidikan dan Pembelajaran, Vol. 4, No. 3, 2021

Jurnal Mitra Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal yang memuat artikel pendidikan dan pembelajaran hasil penelitian dan non-penelitian, baik berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), studi kasus, studi pembelajaran, hasil survei, ide dan gagasan ilmiah yang bermanfaat bagi perkembangan pendidikan dan pembelajaran.

Jurnal ini terbit 4 (empat) kali dalam setahun pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.

Judul JurnalJurnal Mitra Pendidikan dan Pembelajaran
EdisiVol. 4, No. 3, Juli – September 2021
BahasaBahasa Indonesia
Frekuensi Terbit3 Bulanan
PenerbitMitra Guru
ISSN2620-5408

DAFTAR ISI

AHMAD TAHIR, S.Pd.I., M.Pd.I
Pengawas Madrasah Kementarian Agama Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini berangkat dari hasil supervisi tentang adanya permasalahan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) belum memadai (baru mencapai 56,22%. Demikian juga kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran baru mencapai 58,82%. Kondisi devisit kompetensi guru yang cuklup tinggi ini (43,78% dan 41,18%) merupakan kebutuhan guru akan pelayanan dari pengawas madrasah selaku supervisor dalam memberikan penilaian dan masukan terhadap keterampilan guru dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Tujuan penelitian tindakan kepengawasan ini untuk meningkatkan kompetensi guru Aqidah Akhlak di wilayah binaan dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Subjek penelitian ini adalah 9 orang guru aqidah akhlak di wilayah binaan Tolitoli yang merupakan wilayah binaan penulis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kepengawasan yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan panduan wawarcara. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Pada Siklus I, meskipun belum tuntas, namun terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP sebesar 12,22% dan peningkatan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran sebesar 11,38%. Pada Siklus II peningkatan kompetensi guru sudah tuntas, hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP sebesar 27,56% dan peningkatan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran sebesar 26,52%. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dan melaksanakan RPP pada siklus II telah mencapai 26,52% yang jika dibandingkan dengan kriteria PTKp berhasil jika terjadi peningkatan kompetensi guru ≥30% pada siklus I, dan pada siklus II ≥ 25%, maka penelitian ini dapat dikatakan berhasil yaitu pembelajaran menggunakan metode Jigsaw dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar Bahasa Aran pada aspek qiro’ah.

Kata kunci: kompetensi guru, tutor sejawat,supervisi klinis

ITA PANCASETYA SUKMAWATI, S.Psi.
SMA Negeri 1 Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan bimbingan klasikal berbasis HOTS dalam meningkatkan pemahaman diri siswa kelas X.IPS.2 SMA Negeri 1 Parang Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas ini yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I capaian rata-rata kelas baru mencapai 73%. Pada siklus II capaian rata-rata kelas baru mencapai 77%. Hal ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan mengalami peningkatan. Peningkatan yang cukup significant antara pra siklus, siklus 1 dan siklus 2; menunjukkan bahwa Bimbingan Klasikal Berbasis HOTS dalam upaya meningkatkan Memahami Diri siswa berhasil.

Kata Kunci: bimbingan klasikal, berbasis HOTS, pemahaman diri

UMU ROSIDAH, S.Ag.
Pengawas Sekolah Madya Kankemenag Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah

Abstrak: Pengawas PAI mempunyai tugas pengawasan akademik kepada guru dan pengawasan manajerial kepada guru-guru PAI. Selain tantangan jumlah daerah binaan yang banyak dan tantangan era revolusi industri 4.0, saat ini pengawas memiliki tantangan baru di situasi pandemi COVID-19 yang megharuskan bekerja dari rumah. Pengawas PAI harus menjalankan tugas, pokok dan fungsinya untuk melakukan pembinaan guru, kepala madrasah dan kelembagaannya. Pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi musibah bagi tenaga kependidikan khususnya pengawas namun juga menjadi tantangan yang menarik. Cara yang efektif untuk saat ini yang dapat dilakukan pengawas madrasah dalam melakukan tugas, pokok dan fungsinya dengan metoda daring atau pengawasan digital. Oleh karena itu pengawas melaksanakan tupoksinya dengan physical distancing. Supervisi faktual dan manual tidak bisa dilaksanakan di saat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. Satu- satunya cara untuk melakukan supervisi adalah menggunakan model supervisi berbantuan elektronik. Bagi pengawas PAI model supervisi berbantuan elektronik bisa dilakukan dengan skype, zoom meeting, cisco webex, google meet, video conference dengan whatsapp. Pengumpulan dokumen bisa menggunakan fasilitas google form dan google doc. Selain itu bisa menggunakan model supervisi menggunakan LMS edmodo.

Kata kunci: supervisi akademik, berbantuan elektronik, pengawas

MARDI UTAMA, S.Pd., M.Pd.
SMP Negeri 1 Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menyusun instrumen, mengetahui indikator,nilai validitas dan reliabilitas dan kecenderungan nilai percaya diri siswa. Prosedur pengembangan yang dilakukan adalah uji validasi ahli, uji keterbacaan, uji agak luas dan uji luas. Penelitian menghasilkan 13 butir instrumen dengan enam indikator, koefisien reliabilitas sebesar 0,813 dan tingkat kecenderungan tinggi.

Kata kunci: Pengembangan Instrumen, Percaya Diri

Dra. ANI MUKOLIYAH
SMK Negeri 1 Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap hasil belajar Pengetahuan Sosial. (b) Untuk mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas XII MM SMK Negeri 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MM SMK Negeri 1 Magetan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,65%), siklus II (73,53%), siklus III (88,24%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran terstruktrur dengan pemberian tugas dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XII MM SMK Negeri 1 Magetan. Model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.

Kata Kunci: pembelajaran terstruktur, pemberian tugas, prestasi belajar.

BAMBANG HERRY IRIANTORO, S.Pd.
Pengawas (Korwil) Loceret, Dikpora Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan umum penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah di wilayah Kecamatan Loceret, Nganjuk melalui kegiatan IHT tahun pelajaran 2020/2021. Secara khusus, tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah: (1) Untuk meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah; dan (2) Untuk meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah yang benar. Skenario tindakan dalam penelitian ini direncanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus mempunyai tahapan sebagai berikut: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa; (1) kegiatan IHT dapat meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah Dasar dalam menyusun RPS di wilayah Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk tahun pelajaran 2020/2021; dan (2) Sebanyak 95% Kepala Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk bisa menyusun RPS dengan baik.

Kata kunci: kinerja kepala sekolah, menusun RPS, IHT

SRI SAKTI WAHYU ASTUTI, S.Pd.
SMP Negeri 4 Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterampilan menulis deskripsi siswa, sehingga siswa dapat menghasilkan produk dengan menerapkan keterampilan, menganalisis, membuat, sampai dengan mempresentasikan produk pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata. Produk yang dimaksud adalah hasil projek dalam bentuk desain, skema, karya tulis, karya seni, karya teknologi / prakarya, dan lain-lain. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah “ Project Based Learning “ yaitu kegiatan pembelajaran yang menggunakan projek / kegiatan sebagai proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas-aktivias peserta didik untuk menghasilkan produk, pendekatan ini memperkenankan pesera didik untuk bekerja secara mandiri maupun berkelompok dalam menghasilkan produk nyata. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Masing-masing dilaksanakan sebagai proses pengkajian berdaur yang terdiri dari empat tahap guna memecahkan persoalan penelitian yaitu, (1) tahap perencanaan tindakan, (2) tahap pelaksanaan tindakan, (3) tahap observasi dan (4) tahap refleksi. Penelitian ini menggunakan instrumen pedoman observasi dan tes keterampilan (unjuk kerja). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan “ Project Based Learning “ pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa. Pada siklus I, hasil menulis deskripsi siswa yang diukur dengan nilai unjuk kerja (keterampilan menulis) menunjukkan bahwa sebanyak 12 siswa (41,4%) tuntas dan yang belum tuntas sebanyak 17 siswa (58,6%) dengan rerata 68,5 Pada siklus II, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa (86,2%) dan yang belum tuntas sebanyak 4 siswa (13,8%) dengan rerata 82,93. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dan jumlah siswa yang tuntas pada siklus II.

Kata Kunci: keterampilan, menulis, teks deskripsi, Project Based Learning

SITI MURSIYAH, S.Pd.SD.
SD Negeri Bendo 1, Kec. Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan prestasi belajar matematika kompetensi dasar menentukan waktu melalui penerapan metode demonstrasi pada siswa kelas 1 Semester 1 SDN Bendo 1 Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan Tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian tindakan ini dilakukan di SD Negeri Bendo 1 Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, bertepatan dengan tempat peneliti mengajar. Penelitian ini mengambil siswa kelas 1 sebagai obyek penelitian sebanyak 5 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini di laksanakan pada semester I tahun pelajaran 2019/2020 yang dilaksanakan selama 2 bulan yaitu mulai bulan September sampai bulan Oktober 2019. Setiap siklus berlangsung sesuai dengan jumlah pertemuan dalan sub pokok bahasan yang dipelajarai. Ketika proses pembelajaran berlangsung, guru melalui teman sejawat mengamati dan mencatat yang terjadi dalam proses pembelajaran. Kemudian data-data dan catatan tersebut dianalisis setiap akhir siklus. Setelah peneliti menyelesaikan penelitian ini diperoleh hasil bahwa Pada siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata mencapai 65,00 dengan nilai tertinggi 90 dan terendah 50. Adapun tingkat ketutasan belajar baru mencapai 41,67%. Pada siklus II diketahui bahwa nilai rata-rata mencapai 85,00 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 60. Adapun tingkat ketutasan belajar baru mencapai 91,67% (11 dari 12 siswa)

Kata kunci: matematika, menentukan waktu,metode demonstrasi

INDRIANA KURNIAWATI, S.Kom.
SMP Negeri 1 Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen Nonequivalent (pretest posttest) control group design, sampel penelitian diambil acak enam kelas (180 siswa) meliputi VIII A,C,E (kelas eksperimen) dan VIII B,D,F (kelas kontrol) dari populasi Sembilan kelas (293 siswa). Hasil penelitian didapatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek nilai rata-rata hasil belajar 78,40 mengalami peningkatan sebesar 41,90% dengan ketuntasan belajar mencapai 87,77% (Efektif), dibandingkan kelas yang tidak mendapat perlakuan (kelas kontrol) nilai rata-rata hasil belajar hanya 62,29 peningkatan 27,52% dengan ketuntasan belajar hanya 41,11% (Tidak Efektif). Berdasarkan hasil paparan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Pembelajaran Berbasis Proyek lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran ceramah (konvensional).

Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar.

NINIK ENDANG SUPRIJATI, S.Pd., M.Pd.
SD Negeri Tanjung 3, Kec. Bendo, Kab. Magetan, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan pokok penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Kompetensi Dasar sifat–sifat cahaya dengan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture di SDN Tanjung 3 Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan semester 2 tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua siklus. Menurut Kemmis & Mc Taggart (Takari R, 2008) bahwa setiap siklusnya terdiri dari empat langkah, meliputi: perencanaan (planning), tindakan (acting) dan observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum diadakan tindakan yang tuntas hanya 2 siswa atau 10,53% sedangkan yang tidak tuntas 17 siswa atau 89,47%. Setelah siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 siswa atau 57,89% dan yang tidak tuntas 8 siswa atau 42,11%. Pada siklus II jumlah siswa yang tuntas ada 16 siswa atau 84,21%. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yaitu 55,26 pada pra siklusnaik menjadi 70,53 pada siklus I dan mengalami peningkatan lagi pada siklus II menjadi 83,42.

Kata kunci: sifat–sifat cahaya, pembelajaran kooperatif tipe picture and picture

DASAR, M.Pd.
SD Negeri 3 Kebonagung, Kec. Sawahan, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi dan mendeskripsikan kemampuan guru SD Negeri 3 Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 dalam menyusunan ulangan semester ganjil melalui rapat kerja MGMP. penelitian ini tergolong penelitian tindakan kepengawasan dengan melibatkan 6 orang guru mata pelajaran IPS, bahasa indonesia dan PPKn, yang dijadikan sempel penyusunan tes sumatif, berdasarkan kreteria penyusunan tes standar. dari hasil survai sebelumnya mereka belum pernah menyusun tes berdasrkan kriteria/langkah-langkah penyusunan tes setandar. mereka menyusun tes dengan mengadopsi soal tes dari bank soal yang dimiliki dan disesuaikan dengan indikataor materi yang diajarkan di kelas. Dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II menunjukkan peningkatan kualitas dengan hasil rata-rata kemampuan guru SD Negeri 3 Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 dalam menyusun ulangan semester ganjil dari rata- rata skor 66.63 menjadi skor 75.30 dengan peningkatan sebesar 25% dan hasil observasi siklus II 75.33, penilaian tes siklus II 76.43.

Kata Kunci: penyusunan ulangan semester 1 melalui Rapat kerja Guru

RAFIKOH, S.Pd., M.Pd.
SMP Negeri 2 Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Abstrak: Penelitian Tindakan Sekolah ini secara umum bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan guru mereview dan merevisi silabus serta RPP, dan apakah kepala sekolah/wakil kepala sekolah sudah melakukan validasi silabus dan RPP. Rumusan masalah pada PTS ini adalah Apakah pembimbingan IN-ON dapat meningkatkan kemampuan guru mereview dan merevisi silabus serta RPP ?Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Selomerto tahun pelajaran 2020/2021. Subyek penelitian adalah semua guru mata pelajaran sejumlah 41 orang. Data penelitian ini adalah tentang hasil validasi silabus dan RPP guru mata pelajaran sebelum dan sesudah dilaksanakan penelitian tindakan di SMP Negeri 2 Selomerto. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data hasil validasi silabus dan RPP. Instrumen pengambilan data menggunakan instrumen data hasil rapor mutu, validasi silabus dan validasi RPP. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pra siklus kemampuan mereview dan merevisi silabus kategori tinggi 0% atau 0 orang guru, kategori sedang 0% atau 0 orang guru, sedangkan kategori rendah 41 orang guru atau 100% . Pada siklus I mengalami kenaikan menjadi kategori tinggi 4,87% atau 2 orang guru . kategori sedang menjadi 90,24% atau 37 orang guru, kategori tinggi menjadi 4,87% atau 2 orang guru. Pada siklus II juga mengalami kenaikan menjadi kategori tinggi 36 atau 87,80%, kategori sedang 5 orang atau 12,19%, kategori rendah 0 atau 0 %. . Rerata kemampuan mereview dan merevisi silabus siklus I adalah 81,63 atau sedang, mengalami keniakan pada siklus II menjadi 93,97 (tinggi). Kemampuan mereview dan merevisi RPP pra siklus kategori tinggi 0% atau 0 orang guru, kategori sedang 0% atau 0 orang guru, sedangkan kategori rendah 41 orang guru atau 100% . Pada siklus I mengalami kenaikan menjadi kategori tinggi 5 orang atau 12,19%, kategori sedang 27 orang atau 65,85% dan kategori rendah 9 orang atau 21,95%. Pada siklus II juga mengalami kenaikan menjadi kategori tinggi 34 atau 82,92%, kategori sedang 7 orang atau 17,07%, kategori rendah 0 atau 0 %. . Rerata kemampuan mereview dan merevisi silabus siklus I adalah 81,63 atau sedang, mengalami keniakan pada siklus II menjadi 93,97 (tinggi). Rerata kemampuan mereview dan merevisi RPP siklus I 88,89 (sedang) menjadi 93,36 (tinggi).

Kata Kunci: mereview, merevisi, In-On.

Klik tanda Lepas pada bagian pojok kanan atas berkas (file) pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).

Anda hanya memiliki akses untuk melihat atau membaca jurnal saja. Akses untuk mencetak (print), mengunduh (download), dan salin-tempel (copy-paste) telah dibatasi.

Bagi Anda yang ingin mengunduh file jurnal secara utuh (lengkap) yang dapat digunakan sebagai referensi Anda, silahkan klik tautan berikut.

Bagi Anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK Anda dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.